Sayang banget, bangunan Islam yang indah dirusak oleh orang-orang yang memanfaatkan agama Islam utk memenangkan golongannya dalam perebutan kekuasaan duniawi.

Berapa banyak orang yang salat hanya karena takut pada golongannya, keluarganya, ulamanya, organisasinya daripada fokus pada pengabdian thd Tuhannya.

Hal ini udah terjadi sejak jaman Wali Songo dulu, bahkan jauh sebelumnya. Gak salah kalo Kanjeng Siti Jenar bilang syariat agama telah menjadi palsu.

Esensi salat sebagai pencegah sifat keji dan mungkar menjadi sirna. Gak heran kalo banyak orang salat tapi masih suka korupsi, mencuri, tebar fitnah sana-sini, berprasangka buruk thd orang lain, dan yang paling sederhana, suka buang sampah sembarangan.

konsep hijrah itu bukan hitam-putih seperti yang ada di kepalamu. Hijrah bukan soal ganti blue jeans jadi gamis, apalagi sekedar transformasi Lo-Gue jadi Ana-Antum. Hijrah juga bukan pindah tongkrongan, dari jalanan ke mesjid. Emang kau pikir di jalanan gak ada kebaikan, walau setitik, apakah di mesjid gak ada maksiat walau setitik?
Jika ada sepuluh keburukan pada orang lain, lihat satu kebaikannya, pasti ada! 
Jika ada sepuluh kebaikan pada kita, pandang satu keburukannya, pasti lebih!

Akhir jaman ini penuh dengan fitnah. Jangan kau tertipu oleh bentuk, oleh kostum, oleh fisik, plastik! cepat atau lambat semua akan busuk.
Hijrahkan lah otakmu, persepsimu, hatimu, nuranimu, dari kegelapan menuju cahaya, dari suuzon menuju khusnuzon, ujub ke tawadhu, sok pinter ke merasa bodoh, prasangka buruk ke prasangka baik. getaran negatif ke getaran positif.
Sampai kapan pun positif-negatif akan sulit bertemu, kecuali dengan 'Hijrah!'
*ngomong sama jojon & caki, dua kucingku tersayang yang gak pernah berak sembarangan. 




Abu Waswas ialah seorang lelaki paruh baya yang belum lama belajar agama. Banyak hal yang ia serap mentah begitu saja, apa yang terjadi padanya?












Kamu merasa sedang menuju Swuarga, padahal langkahmu berjalan menuju Neraka.
Bagaimana mungkin kamu menuju Swuarga sedangkan hatimu ada kebencian, kedengkian, dan kemarahan.

Padahal katanya di Swuarga tak ada lagi yang namanya Benci, Dengki, dan Marah.

Aksi bela ulama ialah, mendatangi rumah mereka, duduk di majelis mereka, bawain oleh-oleh, dengarkan wejangan mereka, dan tanyakan hal-hal yang perlu kita ketahui dalam menjalani hidup.
Jika hatimu teduh, insya Allah dia ulama yang haqq, jika hatimu gersang karena duduk di majelis yang penuh caci dan makian, tinggalkanlah!
Masih banyak kok ulama yang membuat teduh di jaman ini. emang kitanya yang harus ngulik sendiri.



Warna pink (merah muda) saat ini identik dengan kaum hawa. Karenanya tak jarang kalo ada laki-laki pakai wardrobe dan aksesoris bernuansa pink, kebanyakan orang disekitarnya pasti ada aja yang melirik; entah karena terkesima, gumun, heran, kaget, bahkan ada juga yang nyiyir.  Stigma warna pink yang identik dengan feminim sesungguhnya tidak terjadi begitu saja, kebudayaan memang selalu berputar. Tahun 1950an Pink menjadi kesukaan kaum pria. Hal-hal yang terkait dengan warna tersebut menjadi simbol maskulin. Di era itu mobil Cadillac berwarna Pink (Pink Cadillac) menjadi mobil yang paling banyak diminati para lelaki. Sang Raja Rock & Roll Elvis Presley pun identik dengan mobil 'Pink Cadillac'-nya.




Johnny Thunders sebagai Johnny Valentine di filem 'Mona et Moi'

Menurut beberapa sumber, ada beberapa negara yang menggunakan warna Pink sebagai warna maskulin. Di Jepang, Bunga Sakura yang mekar dan berwarna pink diasosiasikan sebagai perwujudan dari ksatria muda yang maju berperang demi meraih tujuan hidupnya sebagai seorang samurai sejati.
Dilansir dari page Sejarah DuniaSejak Leon Battista Alberti memperkenalkan Teori Warna (Color Theory) tahun 1435, warna Pink sudah dideskripsikan dan disebut sebagai Warna Maskulin. Leon Battista Alberti adalah seorang penulis asal Italia, seniman, arsitek, penyair, pendeta, ahli bahasa, filsuf, kriptografer. Meskipun ia sering disebut sebagai "arsitek" eksklusif. ia memang merupakan tokoh yang terkenal dengan Teori Historia, yaitu teori yang menggabungkan orang, binatang dan bangunan yang menciptakan harmoni satu sama lain di dalam sebuah lukisan.


Dipilihnya warna Pink sebagai warna maskulin karena warna tersebut sangat tegas dan keras, sehingga cocok dengan jiwa Pria. Sedangkan warna biru terkesan lebih lembut, cantik, dan halus, sehingga sangat cocok untuk jiwa Wanita yang feminim. Pink adalah warna yang berada di antara ungu (violet) dan merah. Nama warna Pink berasal dari Pinks, nama bunga dari genus Dianthus.
Masih dari laman yang sama, di era 1960an, mulai terjadi pergeseran di mana warna Pink dianggap sebagai warna Feminim dan warna Biru sebagai warna Maskulin. Tidak jelas bagaimana dan kapan pastinya perubahan itu terjadi, namun banyak orang menduga kalau perubahan itu terjadi setelah Nazi menggunakan lambang Segitiga Merah Muda (Pink Triangles) dalam Kamp Konsentrasi mereka untuk menandakan tempat penahanan kaum 'G'.





Sumber lain mengatakan bahwa perusahaan-perusahaan di Amerika pada tahun 1980-an semakin menamcapkan doktrin bahwa warna pink adalah warna perempuan. Pada masa itu, banyak perusahaan yang menggembar-gemborkan bahwa warna pink itu untuk perempuan sementara biru untuk laki-laki. Mulai dari perkara mainan, baju hingga perabot dibuat dengan warna tersebut sebagai pembeda. Termasuk atribut untuk bayi.
Karena sejak kecil disodori realita bahwa biru untuk laki-laki dan pink untuk perempuan, maka tak heran generasi yang lahir 1980-an ke atas punya pola pikir bahwa pink itu warna perempuan. Makin ke sini konsep perbedaan warna itu semakin terpatri dalam segala aspek kehidupan. 
Sebenernya gak masalah sih, mau maskulin kek, feminim kek, kalau gak suka ya gak usah pake, kalo suka ya pake aja, meski dicibir kanan-kiri ya cuek aja. istiqomah! 
                                            ....karena Pink adalah Punk!















Jasa petani amat besar bagi makhluk di dunia ini. Petanilah yang menyediakan bahan pokok berupa pangan bagi masyarakat. Namun sayangnya penghargaan pemerintah untuk petani masih sangat kurang. Banyak lahan mereka yang digusur karena kepentingan industri, tak jarang hasil pertanian mereka pun dimonopoli oleh para pengusaha rakus yang sayangnya kerap dibeking aparat.

Pekerjaan sampingan Joni ialah menjual hasil pertanian dari kampungnya ke kota. Meski gak pandai bercocok tanam, Seringkali Joni membantu petani di desanya dalam hal penjualan. Istilahnya broker pangan kecil-kecilan. Untung gak seberapa, yang penting halal dan bermanfaat untuk manusia di sekitarnya.











Joni bertemu dengan tiga orang yang ia anggap berilmu, baik dalam bidang agama maupun filsafat, namun ada perbedaan di antara ketiganya....








Tingkatan pertama akan menjadikan seseorang itu sombong, sementara yang kedua akan menjadikan seseorang itu tawadhu, rendah hati dengan sikap semakin berilmu semakin merunduk (ilmu padi).
Sementara orang berilmu yang ke tiga akan menjadikan dirinya menjadi tidak tahu apa-apa, dirinya merasa bodoh. Dirinya tiada puas dalam menuntut ilmu, semakin digali ilmuNya maka semakin nampaklah kebodohan dirinya dihadapan Allah SWT.
Orang yang berilmu yang ketiga, dia menyadari ilmu yang diberikan adalah hanya setetes dari lautan samudera. Walaupun setetes dia sudah sangat bersyukur karena dapat merasakan buah atau makrifat / kelezatan ilmuNya.
sumber > perkarahati


Bung Karno yang mantan presiden itu berkali kali masuk keluar penjara, pernah juga diculik gerombolan pemuda. Apa doi khawatir keselamatan dirinya? Soedirman yang panglima besar tentara Indonesia itu pernah jadi buronan nomor wahid. Beliau rela bergerilya, keluar masuk hutan, apa doi khawatir akan keselamatan dirinya?  

"Dimas di sini saja, bersama kami," kata Soekarno yang memanggil Soedirman dengan nama panggilan sesaat sebelum sang jenderal memutuskan untuk bergerilya.

"Tidak bisa, saya ini tentara..." ujar Panglima Besar yang tetap bertekad melindungi negara meski badannya ringkih karena paru-parunya tersisa satu akibat tuberkolusis.

Apa doi khawatir akan kesehatan dirinya? Paru-parunya tinggal satu loh bor!!!

Ada kisah yang bikin gue terharu adalah ketika di wilayah Wonosari ada penghianat yang ngasih tau ke Belanda dimana posisi Panglima Besar Berada. Sadar akan adanya penghianat, Sang Jendral Besar beri instruksi agar semua pasukannya masuk ke sebuah rumah, pakai peci, sarung, dan pernak pernik santri lainnya. Mereka pun sibuk berzikir dan ibadah lainnya.

Ketika Belanda datang, dan si penghianat menunjuk sambil berkata: "itu dia Jendral Sudirman," Walhasil Belanda gak percaya kalo itu pemimpin gerilya, buronan nomor wahid yang paling dicari. "Muke Gile, mana mungkin Jendral kayak gitu, itu kan Kyai dan para santrinya lagi ngaji!" kurang lebih begitu dah kata Si Belanda.   Si Penghianat pun ditembak mati oleh Belanda, menganggapnya memberi kesaksian palsu. Allah SWT, Tuhan YME Masih melindungi perjuangan Sang Jendral. Beliau dan pasukannya kembali meneruskan perjalanan gerilyanya.


****

Lha ini ada satu mantan presiden, mantan jendral TNI pulak, cengeng amat. Baru digituin aja mewek. Gue pikir abis nongkrong di Bonjer malam Jumat kemaren terus jadi tobat, eh, malah tambah kumat... ampun dah! Diketawain lu sama Bung Karno yang akhir hayatnya jadi tahanan rumah si Harto n Pak Dirman yang ditandu dari Jogja Pacitan PP, iya Pacitan, tanah kelahiran lu!

Gimana kalo dulu elu yang gerilya jalan kaki Jogja-Pacitan PP? gak usah ditandu dan paru-paru tinggal atu dah! Lha temen gue yang Roker-Roker itu aja pada gempor naek motor ke kawinan gue yang lokasinya persis di tempat persembunyian Jendral Besar, di Nawangan Pacitan. 😂

Atau gimana coba kalo dulu udah ada twitter, trus jendral cengeng ikut gerilya, baper, ngeluh, takut, menyek-menyek, caper kalo lagi perang? ya, keburu ketangkep Belande lah..  Batal merdeka dah negeri ini boorr...

Makin gempor dah lu jendral mewek!



ini beberapa rekaman perjalanan para Rocker ke Pacitan, lokasi persembunyian Panglima Besar Jendral Sudirman.

JANUARI adalah bulan Elvis. Pada setiap awal tahun, para penggemar Elvis di seluruh dunia merayakan hari kelahiran Sang Raja Rock & Roll, perayaan ini berpusat di Graceland, Amerika Serikat tempat dimana Elvis disemayamkan. Para penggemar Elvis di Indonesia juga tidak mau ketinggalan, di beberapa kota secara pararel, komunitas penggemar musik Rock & Roll kerap menggelar perayaan bertajuk 'Elvis Bday Bash'. Elvis lahir pada 8 Januari 1935 di Tupelo, Missisipi, Amerika Serikat.


Elvis Presley memang membawa pengaruh besar di jagat musik. Ia adalah pionir Rockabilly, sebuah jejak awal dalam musik Rock & Roll yang muncul di tahun 1950-an. Saya sendiri menyukai Elvis sejak masih kecil sekali, semua foto-foto di kaset koleksi bapak dan eyang selalu saya tatap dalam-dalam. Kesukaan pada sang idola tidak hanya saya lampiaskan di atas panggung, baik bersama band saya Kiki & The Klan, maupun tampil tunggal dengan membajak panggung pesta perkawinan, juga hajatan lainnya.

Tahun ini kecintaan pada Elvis saya tuangkan lewat komik fotokopian. Komik setebal 30 halaman ini dibuat dengan 'skill' yang pas-pasan, namun dengan 'passion' yang maksimal. Dengan menggunakan bahan dasar kertas dan spidol hitam, saya melakukan proses penyuntingan dengan menggunakan lima aplikasi di smartphone buatan Tiongkok, lalu sedikit dipoles dengan corel draw di komputer butut.



Tema cerita yang saya angkat lewat komik ini diadaptasi dari tulisan saya 'Elvis Impersonator Ada Sampai Kiamat!'. Rencananya komik ini hanya akan dicetak terbatas sekedar buat iseng-iseng aja, namun tak disangka, banyak dukungan dari kawan agar menggarapnya agak serius dikit gitu lah. Akhirnya, Komik Komuk episode Elvis Belum Mati ini diluncurkan secara resmi di Oxen Free, Jl Sosrowijayan 2 Yogyakarta. Tempat yang satu ini memang tidak asing lagi bagi komunitas Rockabilly dimanapun. Baik skena lokal, nasional, hingga band-band Rockabilly mancanegara pernah singgah di cafe yang terletak di bilangan Malioboro ini. Tidak hanya datang dari Jogja, banyak juga kawan-kawan dari kota lain yang sengaja datang untuk perhelatan ini.  baca juga: Elvis di Sosrowijayan
 



Pada Elvis Bash kali ini, Rockin Spades Rockabilly Club YK kedatangan tamu istimewa, JRX dan Adi Hydrant, dua begundal pulau Dewata ini dengan senang hati tampil akustik. Selain itu ada grup mama rock 'Lilith', merekalah representasi Riot Grrrl eh, Riot Mom di Jogja saat ini. Meski gerimis-gerimis asik, para penampil, termasuk orkes Kiki & The Klan tampil maksimal. Malam itu KKK berkolaborasi dengan Iwank (Setan Beras) yang sebelumnya dikenal sebagai personel Kornchonk Chaos dan Punkasila, dengan gitar putus satu sisa jari-jemari dan peluh mendidih JRX, Iwank juga menyedot harmonikanya di atas panggung. 
Semua larut dalam kegembiraan memperingati bulan kelahiran Raja Rock & Roll.



Selain menjual Komik Komuk, malam itu juga tersedia komik dan merchandise dari Old Skull Comic Book karya Athonk, dan Yellowteeth Comic karta Iwank (Setan Beras). Barokahnya lagi, pada malam peluncuran, dari 50 eksemplar komik komuk yang tersedia, lebih dari setengahnya terjual habis, dan sisanya sudah diborong dan dikirim untuk para penggemar Elvis di Bandung, dan Jakarta. Rata-rata mereka tidak beli satu komik, namun beberapa sekaligus, mungkin untuk suvenir di daerahnya. (Alhamdulillah). Komik Elvis Belum Mati ini bakal kembali dicetak secara terbatas. Setelah ini akan terbit episode 'Greaser Lokal'.

Untuk penjualan wilayah Jogja, 'Elvis Belum Mati' tersedia di Pure Black Tattoo Galore, alamat seperti yang tertera di foto, lokasinya dekat alun-alun selatan Yogyakarta. Sedangkan untuk pemesanan online bisa hubungi 081808902049 (WA/sms only)



Ya, Elvis memang belum mati, pengaruhnya selalu bermunculan di setiap generasi.(*)   



#Copyleft: Silakan Membajak Sebagian atau Keseluruhan Teks dan Foto yang ada di kikipea.com. Powered by Blogger.
Featured