STRAY CATS: Kelakuan si Tiga Kucing Garong

/
0 Comments

NGOMONG-ngomong soal Rockabilly, jangan pernah kita lewatkan ‘Trio Kucing Garong’ asal New York ini. Nama Stray Cats memang sangat menjulang tinggi di awal tahun 80an.  Bukan cuma musiknya yang segar, tapi fesyen dan aksi panggung mereka benar-benar memikat anak muda yang juga punya mental menjadi ‘Kucing Garong’ nan seksi bin gagah. Mereka sering mengenakan jaket ala Rockers yang ditambal banyak emblem, terkadang juga kaos oblong dengan pernak pernik penuh warna yang menantang. Rambut mereka selalu tertata dengan baik, khas Rock n Roll 50an, meski juga dirasuki gaya New Wave yang sedang trendy saat itu.


Ketika di Inggris mewabah subkultur Teddy Boys, yaitu para  pemuda yang selalu berpakaian rapi bin necis wal licin, dengan jas keluaran tailor yang kembali trendy, Brian Setzer membuat keputusan untuk hijrah ke Inggris. Jadilah Tiga Kucing Garong New York ini mendamparkan diri di tengah hingar-bingarnya Rock & Roll Kasultanan Inggris. Pada 1981 di tongkrongan London, Stray Cats berkenalan dengan produser bernama Dave Edmunds. Di bawah Arista Records, mereka kemudian bekerjasama dengan merekam debut album yang diberi judul Stray Cats. Tiga Kucing Garong ini kemudian mendunia lewat tiga hits saja, ‘Runaway Boys’, ‘Rock This Town’, dan ‘Stray Cat Strut’. Selanjutnya Stray Cats menelurkan album Gonna Ball yang di antaranya berisi lagu ‘Wicked Whiskey’, ‘Gonna Ball’, Rev It Up And Go’, dan tembang sentimentil yang cukup mematikan ‘Lonely Summer Night’.



Meski album kedua ini dinilai gagal di pasaran, namun angka penjualan dari total dua album sebelumnya membuat EMI Records di Amerika untuk merilis kedua album tersebut dalam satu judul ‘Built for Speed’ di tahun 1982. Kesuksesan yang di alami Stray Cats justru membuat ketiga kucing garong ini memiliki kesibukan pribadi masing-masing, dan konflik antar-personal pun tak bisa dihindarkan. Hal ini memuncak ketika di akhir 1984, Brian Setzer memutuskan keluar dari Stray Cats memutuskan bersolo karir. Kemudian Lee Rocker dan Slim Jim Phantom membentuk trio bernama Phantom Rocker & Slick.

Tahun 1986 Stray Cats melakukan reuni di Los Angeles, merekam ‘Rock Therapy’ yang kebanyakan merupakan kumpulan lagu cover version di antaranya, ‘Rock Therapy’ (Johnny Burnette), ‘Race With The Devil’ (Gene Vincent), ‘Looking For Someone To Love’ (Buddy Holly), dan tembang balada beraroma bluegrass ‘Broken Man’. Di lagu ciptaannya ini, Brian Setzer memainkan banjo dengan keren sekali. Meski album ini kurang laris dipasaran, namun pendengar Rock & Roll sejati tidak boleh melewatkan ini sebagai koleksi penting. Ingat “Band bagus bukan karena prestasinya (baca: kesuksesan pasar), tapi karena musik yang mereka mainkan cocok ditelinga kita”





Tiga tahun kemudian, Stray Cats bersepakat dan mengeluarkan album Blast Off!. Lagu-lagu yang perlu dicatat di album ini adalah ‘Everybody Needs Rock 'N' Roll’, ‘Rockabilly Rules’, ‘Bring It Back Again’, dan ‘Gene And Eddie’ sebagai tanda kecintaan mereka pada duo Rocker tersebut. Tahun 1990 Stray Cats kembali merilis album ‘Let’s Go Faster’, seperti biasa album ini nggak laris dipasaran dan kurang menarik perhatian khalayak kebanyakan, jujur aja sih sound yang dikeluarkan album ini memang agak nggak biasa dari musik-musik yang sudah jadi ciri khas mereka sebelumnya. (saya juga cukup jarang memutar album ini, *ngok). Dua tahun setelahnya Stray Cats merilis ‘Choo-Choo Hot Fish’, konon di album ini mereka dapet sedikit perhatian, saya sih setuju karena cuma ada tiga lagu yang oke ‘Elvis On Velvet’, lagu instrumental lawas berjudul ‘Sleepwalk’, dan lagunya Elvis Presley yang juga jadi judul filem Jim Jarmusch ‘Mystery Train’.



Selanjutnya ‘Original Cool’ yang merupakan album dengan full cover version diproduksi untuk mendapat lebih banyak perhatian pasar, namun mereka gagal. Stray Cats pun bubar untuk kedua kalinya. Gagal bagi pasar, namun tidak bagi selera saya. Pada sebuah proyek seni ‘Burn Your Idol’ yang dibuat oleh Wok The Rock, sesuai dengan konsep proyeknya, saya memilih album ini untuk merepresentasikan gejala sosial-budaya, dan membantu untuk menampilkan pengaruh musik pada identitas anak muda di Indonesia saat ini.

Saya sangat menggilai musisi era 50-an seperti Elvis Presley, Buddy Holly, Gene Vincent, Chuck Berry, Ricky Nelson, Carl Perkins, dan sebagainya. nah, di album ini, Stray Cats berhasil menyegarkan kembali suasana di saat musik rock adalah musik ngak, ngik ngok di negeri kita. Pilihan lagu-lagu seperti Oh Boy, Twenty Flight Rock, Be-Bop-A-Lula, Blue Jean Bop sangat asik untuk dibawa ngebut keliling Jogja dengan motor tua buatan Jepang yang saya punya, ada juga lagu cinta berlirik cengeng seperti, Trying To Get To You, dan Lonesome Tears yang cocok untuk sendirian di kamar sambil melihat foto mantan pacar yang sudah ratusan kali diperkosa suaminya sekarang (ehm*). Di sisi lain, lagu Somethin’ Else, dan I Fought The Law sangat asik didengarkan sambil berjalan kaki memegang seperempat botol xalax dan sesekali membuang ludah di jalanan. Album ini benar-benar Original Cool!!

Sekarang, apa yang dilakukan oleh ketiga kucing garong ini? Meski tidak sering, mereka masih berkumpul untuk menggelar konser. Brian Setzer masih eksis dengan proyek swingnya, The Brian Setzer Orchestra. Lee Rocker dan Jim Slim Phantom membentuk Swing Cats dan telah merilis banyak lagu. Lee Rocker juga bersolo karir dan punya beberapa album. Sedangkan Slim Jim Phantom juga bermain drum untuk band rockabilly, 13 Cats, dan The Head Cat bersama Lemmy Motorhead.
Brian Setzer
Lee Rocker
Slim Jim Phantom
Tiga Kucing Garong
Mengamati Stray Cats karena mengover dengan apik lagu-lagu Rockabilly klasik favorit, justru membuat saya semakin percaya bahwa membuat band, dan memainkan cover version masih tetap, dan akan selalu keren, terutama bagi musisi paruh waktu seperti saya. (ehm*).

Berikut lagu-lagu bagus yang dicover Stray Cats: Icky Poo (The Nomands), Your Baby Blue Eyes, Tear It Up (Johnny Burnette Trio), Lonely Travelin' (Lonesome Lee), Sweet Love On My Mind (Jimmy & Johnny), Bop Bop Ba Doo Bop (Lew Williams), Ubangi Stomp (Warren Smith), Jeannie Jeannie Jeannie (Eddie Cochran), Please Give Me Something (Bill Allen), Double Talkin' Baby (Gene Vincent), My One Desire (Ricky Nelson), That Mellow Saxophone (Roy Montrell), Let's Have A Ball (The Wheels), Lonesome Tears, I'm Looking For Someone To Love (Buddy Holly & The Crickets), Beautiful Delilah (Chuck Berry), One Hand Loose (Charlie Feathers), Everybody's Movin' (Glen Glenn), Your True Love (Carl Perkins), Stood Up (Ricky Nelson), Let It Rock (Chuck Berry), Mystery Train (Elvis Presley), Sleep Walk (Santo & Johnny)
...dan masih banyak lagi yang oke, bagi yang inget, tulis aja di kolom komentar (*)


You may also like

No comments:

#Copyleft: Silakan Membajak Sebagian atau Keseluruhan Teks dan Foto yang ada di kikipea.com. Powered by Blogger.
Featured