Nirmana Records Rilis Ulang Starlit Carousel

/
0 Comments
Frau Tampil Memukau

Untuk memuaskan para penggemarnya, Nirmana Records label baru asal Yogyakarta menerbitkan ulang album debut Frau berjudul Starlit Carousel. Frau dikenal sebagai musisi yang memiliki karakter unik. Sebagai seorang antropolog muda yang ditempa musik tradisional sejak dini, penyanyi bernama asli Leilani Hermiasih ini dikenal dengan alunan piano yang indah dengan lirik unik dan puitis, dipadu dengan penampilannya yang apik. Semuanya berpadu dengan indah membuai siapapun yang mendengarnya.


Perempuan kelahiran 2 Mei 1990 ini juga sangat memperhatikan bagaimana karyanya bisa diakses oleh pendengarnya. Tak hanya untuk diperdengarkan, ia bahkan membebaskan karyanya untuk dimainkan, digubah dan dibagikan dalam bentuk ekspresi apa saja. Untuk itulah 2 album yang telah ia hasilkan dan didistribusikan secara bebas melalui unduh-gratis di label berbasis internet, Yes No Wave Music.

Pada rilis ulang kali ini, album Starlit Carousel diproduksi dalam format piringan hitam dengan kualitas suara terbaik. Di samping itu, secara spesial disertakan dua lagu lama yang belum pernah dipublikasikan, yakni ‘Marry Me’ dan ‘Oskar’. Lagu tersebut direkam secara minimalis dengan menggunakan MP3 Player.

Tak kalah spesial, ilustrasi foto sampul yang digunakan pada versi digital di Yes No Wave Music dihadirkan kembali dengan teknik yang berbeda, yaitu lukisan. Konsep ilustrasi tersebut bertujuan untuk memberikan nilai artistik yang berlapis. Karya fotografi yang dianggap realistik digambar ulang dengan teknik tulisan yang hyper-realistic.

Diproduksi sejumlah 200 keping dengan hand-numbered edition, desain kemasan album ini berwujud sebuah buku bergaya klasik yang terdiri atas lembar-lembar partitur piano, kord gitar, dan piringan hitam. Pesta peluncurannya pun berlangsung di Ruang MES 56, Jalan Mangkuyudan No 53 A, Yogyakarta pada Sabtu (14/2)

Frau yang malam itu tampil dengan dress manis tampil dengan sederhana dan memukau, “Puas karena atmosfirnya menyenangkan dengan venue yang intim dan ideal,” ujarnya ketika ditemui seusai acara. Senada dengan keintiman yang dirasakan Frau, malam itu penonton yang hadir tidak terlalu banyak hanya sekitar 150 orang. Tiket yang disediakan terbatas pun telah terjual habis 2 hari sebelum acara peluncuran album.


Bertepatan dengan perayaan hari kasih sayang, penampilan Frau berbaur dengan sisa-sisa hujan yang turun deras sepanjang sore. Untungnya malam itu langit tampak bersahabat sehingga penampilan outdoor Frau dapat terlaksana.
Lagu pembuka “Marry Me” memanaskan suasana di MES 56. Selanjutnya “Mesin Penenun Hujan” pun mengalun indah lalu disambung dengan “Rat and Cat” yang dikolaborasikan bersama Wok The Rock. Setlist berlanjut dengan “Glow” yang dimedley dengan “I’m a Sir”. Kejutan belum habis Frau juga tampil bersama keyboardist grup band Individual Life, Nadya Hatta di lagu 'Salahku Sahabatku'.


Malam makin syahdu, “Oskar” lagu yang bercerita tentang piano yang kerap menemani Frau mengalun. “Marry Me” dan “Oskar” merupakan lagu lama yang belum pernah dirilis sebelumnya. Sebagai penutup “Sepasang Kekasih yang Pertama Bercinta di Luar Angkasa” dibawakan Frau. Uniknya Frau menawarkan pada penonton yang bersedia untuk mengisi bagian Ugoran Prasad, namun sayang gayung tak bersambut. Akan tetapi penonton yang hadir tak rela Frau meninggalkan mereka saat itu, untuk menyenangkan mereka “Intensity, Intimately” hadir sebagai encore menjadikan total 9 lagu yang dibawakan Frau. (*)

Teks & Foto: Dyah Eka Atmaningrum






You may also like

No comments:

#Copyleft: Silakan Membajak Sebagian atau Keseluruhan Teks dan Foto yang ada di kikipea.com. Powered by Blogger.
Featured